Sumur Observasi

sumur observasi

Kuliah Air Tanah #47

“SUMUR OBSERVASI”

#SoBAT jumpa lagi dengan Kuliah Air Tanah. Kali ini kita bahas tentang “Sumur Observasi”.

Ada dua faktor yang perlu diketahui dalam menentukan penempatan sumur observasi. Pertama, bahwa akuifer mempunyai beberapa lapisan dan tidak seragam dari atas ke bawah. Kedua, jumlah jumur, posisi antar sumur dan debit sumur yang ada.

Jumlah sumur observasi yang akan digunakan tergantung pada jumlah informasi yang diinginkan dan data yang tersedia untuk tujuan pemantauan dalam sistem jaringan sumur pantau. Pada prinsipnya semakin banyak sumur observasi, maka semakin baik juga.

Sumber;

Buku: Groundwater and Wells (1972)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Terima kasih sudah mengunjungi Website Balai Air Tanah, apabila ada saran, masukan, atau laporan segera disampaikan kepada kami. Balai Air Tanah senantiasa melaksanakan pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM dan sudah menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001 : 2016